Menyambut Bulan Kelahiran Nabi

Gambar : Ilustrasi Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.


 Saat ini, umat Islam sedang berada di penghujung bulan Safar, dan sebentar lagi akan menyambut bulan Rabi’ul Awal, bulan yang dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan bulan ini dengan penuh semangat dan kegembiraan, sejak perayaan ini pertama kali dimulai pada awal abad ketujuh hijriah.

Mengapa kita perlu merayakan Maulid? Karena kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan nikmat dan rahmat terbesar yang Allah berikan kepada umat manusia. Perayaan Maulid adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat yang sangat agung ini. Melalui Nabi Muhammad SAW, kita mengenal Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang layak disembah, Pencipta segala sesuatu yang tidak serupa dengan apapun, dan yang tidak membutuhkan apapun. Berkat Nabi Muhammad SAW pula, kita mengenal Islam, agama yang benar dan diridhai Allah, agama yang dibawa dan diajarkan oleh semua nabi dan rasul.


Salah satu bentuk cintanya nabi kepada ummatnya dalam sabdanya beliau bersabda:

لِكُلّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ فَتَعَجَّلَ كُلُّ نَبِيٍّ دَعْوَتَهُ وَإِنِّي اخْتَبَأْتُ دَعْوَتِيْ شَفَاعَةً لِأُمَّتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: Setiap nabi memiliki kesempatan berdoa yang dikabulkan, maka semua nabi meminta segera dengan doanya, dan aku simpan doaku sebagai syafaat untuk umatku di hari kiamat. (HR Muslim).

Dan pada hari kiamat kelak, dikatakan kepada baginda Nabi Muhammad: 

يَا مُحَمَّدُ سَلْ تُعْطَ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ

Artinya:: Wahai Muhammad, mintalah maka engkau akan diberi, berilah syafaat maka syafaatmu akan diterima.


Baginda menjawab: 


يا رَبِّ أُمَّتِيْ أُمَّتِيْ (رَوَاهُ النَّسَائِيُّ)


Artinya: Wahai Tuhanku, umatku umatku. (HR An-Nasa’i) 


Merayakan Maulid Nabi adalah bentuk cinta kita kepada sosok yang paling mulia dan makhluk yang paling utama, Rasulullah SAW. Melalui perayaan Maulid, kita diingatkan untuk terus mencintai Nabi Muhammad SAW dan menanamkan rasa cinta ini dalam diri setiap umat Islam.

Bulan Rabi’ul Awal mengingatkan kita akan keagungan, keutamaan, akhlak, perjuangan, serta ketampanan dan keindahan jasad mulia Rasulullah SAW. Jika perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan dengan persiapan yang luar biasa, maka sangatlah wajar jika menyambut bulan Maulid dilakukan dengan lebih meriah lagi.

Bulan Rabi’ul Awwal, atau yang dikenal sebagai bulan Maulid, adalah bulan di mana Nabi Muhammad SAW dilahirkan, tepatnya pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Dalam Hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, "Jika bukan karena engkau wahai Muhammad, niscaya tidak akan Aku ciptakan alam semesta ini."

Kemerdekaan Republik Indonesia diraih berkat perjuangan para pahlawan, yang mayoritas masyarakat Indonesia merayakannya dengan meriah. Perayaan Maulid Nabi seharusnya lebih semarak lagi, karena Nabi Muhammad SAW bukan hanya pahlawan, tetapi jauh lebih agung dari itu. Beliau adalah karunia terbesar bukan hanya bagi negeri ini, tetapi bagi seluruh alam semesta.

Seorang mukmin sejati pasti merindukan Nabi Muhammad SAW dan selalu berharap bisa bertemu dengan beliau, walaupun hanya sekejap dalam mimpi. Selamat menyambut bulan maulid Nabi

----------------------------

Terus dukung media kami agar bisa terus memberi kemanfaatan dengan follow akun:

IG : @aliyahnawakartika


#Aliyahnawakartika

#MadrasahHebat

#MadrasahMajuBermutuMendunia